KAJIAN RESIKO PIPA GAS TRANSMISI PT PERTAMINA STUDI KASUS SIMPANG KM32-PALEMBANG
ABSTRAK: Risiko adalah
probabilitas dari suatu peritiwa yang bisa menyebabkan kerugian atau kegagalan
atau potensi gagal. Sedangkan
secara umum risiko
adalah karakteristik dan
kelompok yang akan
menimbulkan potensi kerugian.Untuk pendistribusian nya
menggunakan jaringan pipa(pipeline). Pipa merupakan teknologi dalam mengalirkan
fluida seperti minyak, gas atau air dalam jumlah yang sangat besar dan jarak
yang jauh melalui laut dan daerah tertentu. Pipeline merupakan sarana transportasi
diam yang berfungsi untuk mendistribusikan fluida baik dalam bentuk liquid
maupun gas.Pada Penelitian ini menggunakan metode scoring system dari W Kent
Muhlbeur yang diambil dari buku nya yaitu Pipeline Risk Assesment. Scoring
sistem adalah memberikan skor pada indek indek yang menimbulkan risiko pada
jaringan pipa. Adapun indeks yang dinilai adalah kesalahan pihak ketiga,
kesalahan operasi, kesalahan desain dan indeks korosi. Setelah pemberian skor
indeks maka dilakukan pemetaan dengan metode matrik 4x4 sehingga jaringan pipa
bisa dibedakan menjadi high risk,
medium risk dan
low risk.Dari hasil
penelitian sepanjang 22
km yang di
mulai dari tugu timbangan,Inderalaya maka di dapat skor
akhir indeks untuk section 1 sampai section 6 berturut turut ialah section
178,45; 193,45; 196,45; 182,45; 200,45;181,45. Kemudian setelah dilakukan
pemetaan section yang di kategorikan high risk adalah section 1.
Dari hasil ini
perlu dilakukan perhatian
khusus dan perbaikan
pada section 1
dengan cara integrity verification.controlling dan
perbaikan rutin berkala.
Penulis: FADLAN WIBOWO
Kode Jurnal: jptsipildd150104