Geometri Bintang Berotasi Pada Keadaan Ambang

Abstrak: Konfigurasi kesetimbangan mekanis bintang-bintang berotasi ditelaah melalui model Roche. Pada kajian ini rotasi bintang diperlakukan sebagai rotasi benda tegar, sedangkan geometrinya ditentukan berdasarkan persamaan equipotensial. Kedaan kritis suatu bintang ditentukan berdasarkan ketiadaan gaya gravitasi total yang mengimbangi tekanan termodinamis. Dalam hal ini terdapat dua kemungkinan, percepatan gravitasi efektifnya lenyap atau batas Edington-nya terlampui. Telah ditentukan penampang membujur bintang-bintang berotasi dari berbagai massa dan kecepatan sudut.
Kata kunci: Bintang berotasi, Keadaan kritis, Kecepatan kritis, Gaya gravitasi efektif
Penulis: Iwan Setiawan dan Muhammad Farchani Rosyid
Kode Jurnal: jpmatematikadd100047

Artikel Terkait :