Analisis Metode 5-S dan Metode RCM pada Sistem Maintenance guna Meningkatkan Keandalan pada Mesin Minami (Studi Kasus PT. Betawimas Cemerlang)
Abstrak: PT. Betawimas
Cemerlang merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang percetakan. Salah
satu faktor penunjang dalam proses produksi adalah kegiatan perawatan yang
dilakukan oleh perusahaan tersebut. Perawatan mesin yang dilakukan PT.
Betawimas Cemerlang berupa preventive maintenance, yaitu tindakan yang
bertujuan untuk mencegah dan mengurangi terjadinya downtime pada mesin. Namun,
pada kenyataanya kegiatan preventive maintenance yang dilakukan oleh PT.
Betawimas Cemerlang belum terlaksana dengan baik sesuai
dengan yang diharapkan, yaitu: mesin tidak mengalami kerusakan, terutama
pada saat jam produksi. Penelitian ini menganalisis perawatan mesin minami,
faktor-faktor penyebab terjadinya breakdown pada mesin minami dan kondisi
keandalan mesin minami menggunakan metode 5-S, Reliability Centered Maintenance
(RCM) dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Penelitian ini menghasilkan
nilai Risk Priority Number (RPN) yang terbesar yaitu 140 pada teknis perekatan
dengan efek kegagalan cetakan kusut/berantakan dan mudah lepas. Keandalan
mesin minami sebesar 0,828/82,8% selama tahun 2012, serta sistem
maintenance PT. Betawimas Cemerlang dapat melakukan kegiatan perawatan
berdasarkan prinsip metode 5-S dan tindakan perawatan berdasarkan metode
Reliability Centered Maintenance (RCM) yang diusulkan (on- condition task agar
terciptanya lingkungan kerja yang efektif dan efisien dalam kegiatan perawatan
pada PT. Betawimas Cemerlang).
Penulis: David Christian
Sianturi, P. Wisnubroto, Winarni
Kode Jurnal: jptindustridd140442