STRES DAN KOPING ORANGTUA DENGAN ANAK RETARDASI MENTAL

ABSTRAK: Orang  tua  yang  memiliki  anak  retardasi  mental  pasti  akan  mengalami berbagai  tantangan  yang  berbeda  dibandingkan  dengan  yang  memiliki  anak normal.  Berbagai  sumber  stres  yang  mereka  alami  tentu  berbeda  dengan  orang tua  pada  umumnya.  Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  apa  saja  sumber stres  dan  sumber  koping  orang  tua.  Bagaimana  koping  orang  tua  menghadapi sumber  stres  yang  ada.  Metode  penelitian  yang  digunakan  adalah  penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian adalah dua orang tua yang  berbeda  karakter  dan  latar  belakang,  namun  sama-sama  memiliki  anak retardasi  mental.  Subjek  pertama  adalah  orang  tua  muslim  yang  memiliki beberapa anak. Subjek kedua adalah seorang ibu single parent yang hanya hidup berdua  dengan  anaknya  yang  retardasi  mental.  Teknik  pengumpulan  data dilakukan dengan cara wawancara semi terstruktur dan observasi nonpartisipan. Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa  sumber  stres  orang  tua    adalah  yang bersumber  dari  diri  individu,  dan  sumber  dari  luar  individu.  Kedua  subjek memiliki  dua  sumber  koping  yaitu  dari  dalam  individu  dan  dari  luar  individu. Kedua  sumber  koping  tersebut  dapat  diuraikan  menjadi  lima  aspek  yaitu dukungan sosial, nilai dan keyakinan, kontrol kepercayaan diri, dan penghargaan diri.  Strategi  upaya  koping  yang  digunakan  meliputi  perencanaan  pemecahan masalah,  penilaian  positif,  distancing,  pengendalian  diri,  mencari  dukungan sosial, dan menerima tanggung jawab.
Kata kunci: stres, koping, orang tua dengan anak retardasi mental
Penulis: Bima Adi Prasa
Kode Jurnal: jppsikologiklinisdd120023

Artikel Terkait :