PERBEDAAN SELF-REGULATED LEARNING DITINJAU DARI POLA ASUH ORANGTUA PADA SISWA KELAS VIII SMP FRANSISKUS DAN SMP PGRI 01 SEMARANG

Abstrak: Hubungan  antara  orangtua  dan  remaja  mempengaruhi  prestasi  remaja  di  sekolah.  Penelitian  dilakukan  untuk menentukan  pebedaan  dari  self-regulated  learning  (SRL)  dalam  kaitan  dengan  pengasuhan  orangtua.  Populasi  dari penelitian ini adalah siswa kelas 8 di SMP Fransiskus dan SMP PGRI 01 Semarang. Hipotesis penelitian adalah ada perbedaan SRL dalam kaitan dengan gaya pengasuhan orangtua. Pengasuhan adalah semua karakteristik dari perilaku orangtua pada remaja, termasuk respon dalam bentuk kehangatan orangtua dan sensitivitas dan kritik, kedisiplinan, dan  keterlibatan  (kontrol).  Self-regulated  learning  adalah  kemampuan  siswa  untuk  menggunakan  metacognition, motivasi, dan perilaku untuk mencapai tujuan belajar. Metode pengumpulan data menggunakan dua skala, yaitu  skala pengasuhan (42 aitem, α = 0.931)  dan skala self regulated learning  (37 aitem, α  = 0.906). Studi ini menggunakan 208 siswa sebagai subjek penelitian.  Sampling dilakukan dengan teknik  cluster random sampling. Analisis data dilakukan dengan one way analysis of variance (one way-Anova). Berdasarkan dari hasil analisi data didapatkan jumlah F= 3152 dengan  p=  0.029  (p,0.05).  Nilai  signifikasi  ini  mengindikasikan  bahwa  terdapat  signifikasi  pernbedaan  SRL  pada siswa  dengan  tipe  pengasuhan authoritative,  authoritarian,  permissive,  dan  neglect.  Hasil  ini  membuktikan  bahwa hipotesis  perbedaan dalam SRL dalam kaitan dengan pengasuhan orangtua di kelas VIII SMP Fransiskus  dan SMP PGRI 01 Semarang diterima.
Kata kunci: Gaya pengasuhan orangtua, SRL, siswa kelas 8
Penulis: Lintang Januardini, Sri Hartati, Tri Puji Astuti
Kode Jurnal: jppsikologikepribadiandd130077

Artikel Terkait :