WOMEN LEADERSHIP: AN OPPORTUNITY AND CHALLENGE IN RELIGIOUS AND CULTURAL PERSPECTIVE
Abstrak: Saat ini kita sedang
hidup di suatu abad di mana kesetaraan hak menjadi “talk” atau pembicaraan
semua orang. Lebih jauh lagi, “talk” itu sudah meningkat menjadi gerakan sipil
untuk menuntut kesamaan hak bagi semua kelompok, tidak peduli agama, ras, atau
sejenisnya. Salah satu masalah yang terkait dengan hal di atas adalah isu
tentang kepemimpinan perempuan diberbagai bidang kehidupan terutama bidang
politik. Peran publik perempuan khususnya aksesnya dalam dunia politik di
berbagai belahan dunia, dan Indonesia khususnya ternyata tetap menghadapi
berbagai kendala. Dunia masih saja menganggap bahwa politik dan kepemimpinan
adalah wilayah laki-laki, sehingga jika perempuan terjun ke politik atau
parlemen tetap dipandang sebelah mata juga hanya penggembira saja. Mayoritas
pendapat mengatakan bahwa hal tersebut memang terjadi sebagai akibat faktor
ideologi yang ada. Pengaruh bangunan ideologi yang sarat nilai agama dan budaya
tentu tampak jelas dalam konstelasi politik di Indonesia. Penafsiran sumber-sumber
hukum dalam agama yang kadang tidak di telaah lebih komprehensif dan budaya
patriarkhi menjadi kendala yang luar biasa besar bagi upaya-upaya perempuan
Indonesia untuk mencapai sebuah kesetaraan.
Author: Ulfa Jamilatul Farida
Journal Code: jpperadabanislamgg050001