Teori Kekuasaan Michel Foucault: Tantangan bagi Sosiologi Politik

Abstrak: Kekuasaan kerap diperbincangkan dalam wacana politik atau sosiologi politik. Dalam konteks ini, kekuasaan dipahami sebagai kualitas, kapasitas atau modal untuk mencapai tujuan tertentu dari pemiliknya.  Foucault tidak menolak cara pandang semacam ini, tapi hal itu tidak cukup untuk memahami praktik penundukan yang tak kasat mata. Pandangan yang lebih kritis tentang kekuasaan muncul dalam kajian budaya. Konsep Gramsci tentang hegemoni sering digunakan untuk membongkar kemapanan budaya dalam proses  dominasi yang terselubung. Dalam penjelasan yang lebih canggih, kekuasaan bekerja melampaui cara-cara hegemonik, yang mana hal ini dikonsepsikan Foucault sebagai  governmentality. Tulisan ini membahas konsep inti dalam pemikiran Foucault tentang kekuasaan. Dalam tulisan ini diuraikan pula perdebatan tentang relasi dominasi dan relasi kekuasaan yang sering dipahami secara tumpang-tindih dalam kajian politik atau sosiologi politik.
Keywords: power, domination, Foucault, governmentality, cultural studies
Penulis: Abdil Mughis Mudhoffir
Kode Jurnal: jpsosiologidd130427

Artikel Terkait :