State Neglect, Church Decline, and Ascendent Adat: The Power Contestation in Adonara, Eastern Flores
Abstract: Tulisan ini
mendiskusikan tentang kontestasi kuasa diantara tiga kekuatan mayor
yang berperan penting
dalam pengorganisasian masyarakat dan
proses perubahan sosial
di Adonara, yakni adat, gereja,
dan Negara. Jika
kekuatan Negara dan
gereja sebagai representasi
kekuatan pembangunan dan modernisasi mengalami penurunan peran
dalam keseluruhan pembangunan
masyarakat. Sebaliknya,
adat sebagai representasi
kekuatan lokal justru menunjukkan hegemoninya
di hampir seluruh
aspek kehidupan masyarakat.
Bangkitnya adat sebagai kekuatan hegemonik
tersebut tidak dapat dilepaskan
dari desain kebijakan
desentralisasi dan otonomi daerah
yang memberikan ruang kebebasan bagi
ekspresi lokal untuk menegaskan identitasnya. Alhasil, ketika negara gagal menjadi
agen perubahan sosial dan gereja menemui titik kebuntuan dalam mencangkokan
nilai-nilai katolikisme, adat merayakan
diri sebagai representasi institusi lokal yang terkuat di Adonara.
Author: Longgina Novadona Bayo
Journal Code: jpsosiologigg090003