Reorientasi Strategi Pembangunan dalam Rangka Meningkatkan Daya Beli Masyarakat di Jawa Barat
Abstrak: Rendahnya daya beli
masyarakat saat ini menarik untuk dikaji, faktor-faktor apa yang menentukannya
dan bagaimana rancangan kebijakan pembangunan untuk meningkatkan daya beli
masyarakat Jawa Barat. Berdasarkan pengamatan terhadap beberapa indikator
makroekonomi, ditemukan, bahwa pola
pertumbuhan ekonomi yang sudah berlangsung lama sampai saat ini bias pada
sektor industri pengolahan yang padat modal dan teknologi tinggi, sementara
sebagian besar masyarakat masih bergelut di sektor pertanian. Hasil simulasi perhitungan
dengan menggunakan metoda SAM (Social Accounting Matrices) memperlihatkan,
bahwa sektor jasa-jasa, sektor industri makanan dan minuman, sektor
bangunan/konstruksi, sektor perdagangan hotel dan restoran, dan sektor
pertanian akan berdampak signifikan pada perbaikan daya beli masyarakat Jawa
Barat jika mereka tumbuh. Berdasarkan hasil survey, ternyata kunci pengembangan
kelima sektor ekonomi tersebut adalah inovasi produk dan kelembagaan,
ketersediaan pendanaan, dan iklim usaha yang kondusif. Dalam hal ini
pemerintah, harus berperan sebagai regulator yang bisa menawarkan insentif bagi
pelaku ekonomi.
Penulis: Atih Rohaeti Dariah
Kode Jurnal: jpsosiologidd060029