Politik Internet Indonesia: Ide Bebas Terhadap Perkembangan Politik, Ekonomi, dan Demokrasi
Abstract: Internet mengubah kehidupan
manusia, termasuk dalam berdemokrasi. Namun, di Indonesia yang mayoritas
penduduknya miskin, internet masih dianggap barang mahal meskipun jika ditinjau
dari teori layanan publik internet seharusnya disediakan oleh negara secara
gratis. Akibatnya, akses warga dibatasi oleh modal, sarana, dan kewenangan
pengelolaan frekuensi. Tulisan ini mendiskusikan politik internet di Indonesia,
khususnya bagaimana teori dan konsep demokrasi dalam hubungannya dengan praktek
berinternet. Pembahasan menitikberatkan pada dua bidang yakni politik (melalui
studi kasus Rebelnet) dan ekonomi (melalui studi kasus internet dan kemunculan
kelas menengah Indonesia).
Penulis: Aloysius Ranggabumi
Nuswantoro
Kode Jurnal: jpkomunikasidd150012