POLA KOMUNIKASI ORGANISASI DENGAN PRODUKTIVITAS KERJA PEGAWAI DI DINAS PERTANIAN, PERKEBUNAN, DAN KEHUTANAN KOTA SAMARINDA
Abstrak: Artikel ini berisi
tentang hubungan pola komunikasi organisasi dengan produktivitas kerja pegawai
di Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Kehutanan Kota Samarinda. Metode yang
digunakan dalam penelitian ini adlaah metode survey eksplanatsi yang bersifat
asosiatif yaitu menjelaskan hubungan (korelasi) antara pola komunikasi
organisasi dengan produktivitas kerja pegawai di Dinas Pertanian, Perkebunan,
dan Kehutanan Kota Samarinda. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini
adalah dengan penelitian lapangan dengan menggunakan angket. Populasi dalam
penelitian ini adalah pegawai Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Kehutanan Kota
Samarinda dengan jumlah sampel sebesar 85 orang. Analisis data yang digunakan
adalah korelasi Product Moment dengan hasil perhitungan = 5,67 dan harga tabel untuk 85 responden pada tingkat
kepercayaan 95% dan alpha 0,05 dengan test dua sisi (two-tailed test) adalah
0,048. Jika dibandingkan terlihat bahwa
lebih besar daripada yaitu 5,67≥
1,67. Maka dapat disimpulkan bahwa dari hasil yang diperoleh dari pengujian
hipotesis menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pola
komunikasi organisasi dengan produktivitas kerja pegawai di Dinas Pertanian,
Perkebunan, dan Kehutanan Kota Samarinda. Skor korelasi menunjukkan bahwa terdapat
hubungan positif dan signifikan antara pola komunikasi organisasi dengan
produktivitas kerja pegawai di Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Kehutanan Kota
Samarinda.
Keadaan ini berarti bahwa pola komunikasi organisasi yang baik dapat
meningkatkan produktivitas kerja pegawai. Hasil analisis menunjukkan secara
statistik, hipotesis yang diajukan peneliti, yang menyatakan adanya hubungan
pola komunikasi organisasi dengan produktivitas kerja pegawai dapat diterima.
Penulis: Sayid M. Rusdin N
Kode Jurnal: jpkomunikasidd140174