PERANAN PUBLISITAS DALAM MENINGKATKAN WISATAWAN DI SULAWESI UTARA
Abstract: Peranan Publisitas
dalam meningkatkan wisatawan di Sulawesi Utara dalam menarik wisatawan untuk
berkunjung kedaerah Sulawesi Utara, tidak lepas dari usaha Pemerintah dalam hal
ini mengunakan akttivitas Publisitas besar-besaran yang adalah bagian dari
promosi, dan hal ini adalah salah satu strategi seorang Public Relations .
Dalam melakukan kegiatan seorang PR memiliki alat-alat kegiatan ( PR tools )
antara lain Publicity. Publicity atau Publisitas yang dilakukan pada masyarakat
dan khalayak banyak diperlukan guna menginformasikan mengenai produk atau jasa
yang ditawarkan oleh organisasi pemerintah, perusahan atau perorangan.,
sehingga dapat menarik wisatawan untuk berkunjung kedaerah Sulawesi. Utara.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, yaitu suatu penelitian
kontekstual yang menjadikan manusia sebagai instrumen, dan disesuaikan dengan
situasi yang wajar dalam kaitannya dengan pengumpulan data yang pada umumnya
bersifat kualitatif. Menurut Bogdan dan Tylor (dalam Moleong, 2000 : 3)
merupakan prosedur meneliti yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata
tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati.
Keberhasilan peningkatan wisatawan datang ke Sulawesi Utara tidak lepas dari
peran media massa dalam mempublikasi event-event yang dilaksanakan di daerah
ini dan sekalipun publikasi potensi daerah berupa alam dan kebudayaan daerah,
bahkan media social berbasis internet ikut berperan mempublikasikan indahnya
daerah nyiur melambai. Contohnya Pantai Pal di Likupang Minahasa utara, tidak
begitu popular, sekarang menjadi popular berkat media social berbasis internet,
sekarang menjadi ramai di kunjungi oleh wisatawan lokal daerah, juga yang kita
perhatikan Karpet biru, padahal itu bukan tempat wisata, sebenarnya itu
peruntukan pembangunan pacuan kuda, tapi keunikan karpet biru itu yang membuat begitu
banyak pengunjung datang ketempat tersebut, dan akhirnya banyak pedang menjajah
makanan dan minuman mendapat keuntunganya. Dan ternyata para penjual/pedagang
bukan berasal dari penduduk setempat, banyak dari luar kota seperti Tanah
Wangko, Manado, dll. Hal ini berdampak ekonomi bagi masyarakat.
Penulis: Barry Pinasang
Kode Jurnal: jpkomunikasidd150074