PERAN SATPOL PP DALAM MELAKUKAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL UNTUK PENERTIBAN PEDAGANG KAKI LIMA (STUDI KASUS PKL DI JALAN GAJAH MADA KOTA SAMARINDA)
Abstrak: Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk menjelaskan
peran Satpol PP dalam melakukan komunikasi interpersonal untuk penertiban
pedagang kaki lima di Jalan Gajah Mada Kota Samarinda. Jenis penelitian yang
digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Penelitian
kualitatif ini secara spesifik lebih diarahkan pada penggunaan metode studi
kasus. Ketentraman dan ketertiban umum serta menegakkan Perda dalam rangka
mengoptimalkan pola standarisasi pelaksanaan tugas-tugas Satpol PP sudah
dijalankan dengan baik oleh petugas alam penertiban terhadap PKL sehingga
maksud, tujuan, sasaran Satpol PP dalam menjalankan tugas-tugasnya dapat
berjalan dengan baik dan lancar. Keterbukaan Satpol PP dalam menyampaikan pesan
dan informasinya kepada PKL sudah jelas dan dapat dipahami oleh PKL mengenai
aturan yang ada. Empati Satpol PP dalam menyampaikan pesan dan informasinya
sudah dilakukan petugas kepada PKL dalam penertiban. Sikap mendukung Satpol PP
terhadap PKL di Jalan Gajah Mada Kota Samarinda masih kurang baik. Sikap Satpol
PP belum sepenuhnya dirasakan oleh PKL, yang berhubungan dengan sikap spontanitas
Satpol PP dalam menyampaikan pesan dan informasi dengan tidak menunjukan sikap
mendukung terhadap PKL dalam berjualan. Sikap positif Satpol PP dalam
penyampaian pesan terhadap PKL masih kurang baik, hal ini dapat dilihat dari
pernyataan sebagian dari PKL yang menganggap aparat kasar dalam melakukan
penertiban. Namun ada PKL yang beranggapan, sikap baik dan sopan Satpol PP
dengan PKL sudah dijalankan dengan sangat baik melalui komunikasi
interpersonalnya. Kesetaraan pada Satpol PP dengan para PKL dalam melakukan
penyampaian secara menyeluruh sudah baik.
Penulis: Lidya Monalisa
Francisca
Kode Jurnal: jpkomunikasidd150112