PERAN KOMUNIKASI DALAM MENYELESAIKAN KONFLIK DIANTARA REMAJA DI DESA SENDANGAN KECAMATAN KAKAS
Abstract: Penelitian ini
didasarkan pada pemikiran bahwa seringkali suatu hubungan mengalami konflik dan
mulai mengalami kemunduran yang disebabkan adanya proses negosiasi yang tidak
berjalan dengan baik dan mengakibatkan pola komunikasi diantara remaja berubah.
Penelitian ini dilakukan di desa Sendangan Kecamatan Kakas.
Penelitian ini menggunakan teori interaksi simbolik dengan Metode
Deskriptif. Kuesioner yang dibagikan kepada 56 responden yang mana setiap
responden menjawab setiap pertanyaan yang diberikan.
Hasil penelitian ini adalah Komunikasi kurang berperan dalam
menyelesaikan Konflik Diantara remaja Di Desa Sendangan Kecamatan Kakas dalam
arti karena kurang berperannya komunikasi maka tidak dapat menyelesaikan
konflik.
Saran yang diberikan untuk dapat menyelesaikan konflik perlu diperhatikan
komunikasi yang efektif baik dengan pemerintah maupun diantara remaja dengan
memperhatikan frekuensi berkomunikasi, bentuk pesan (formal, informal)
kepercayaan, penerimaan, empati, kejujuran, sikap terbuka harus lebih ditingkatkan.
Penulis: Ryan A. Lompoliu,
Yuriwaty Pasoreh
Kode Jurnal: jpkomunikasidd150056