PENGARUH PEMBANGUNAN MANUSIA TERHADAP KINERJA EKONOMI DATI II DI JAWA BARAT, 1999-2003

Abstrak: Jawa  Barat  merupakan  salah  satu  wilayah  di  Indonesia  yang menggunakan indeks pembangunan manusia (IPM) sebagai salah satu tolok ukur  keberhasilan  pembangunannya.  Namun  demikian,  pencapaian  angka indeks  ini  masih  jauh  dari  realisasi  jika  melihat  visi  provinsi  Jawa  Barat pada  tahun  2010  yaitu  mencapai  IPM  80.  Jika  menelusuri  teori, Pembangunan  manusia  memiliki  peran  yang  cukup  penting  dalam menggerakan  roda  perekonomian  suatu  wilayah.  Dengan  modal  manusia yang berkualitas maka kinerja ekonomi di wilayah tersebut akan jauh lebih berkembang  dibanding  wilayah  lainnya  yang   memiliki  sumber  daya  alam yang  berlimpah.  Hal  ini  terjadi  karena  Modal  manusia  merupakan  motor penggerak  dalam  memanfatkan  sumber-sumber  pertumbuhan  ekonomi. Demikian pula sebaliknya, pertumbuhan ekonomi yang tinggi dapat memacu pembangunan  manusia  yang  lebih  baik.  Dengan  kinerja  ekonomi  yang tinggi, maka alokasi pengeluaran pemerintah untuk sektor publik akan jauh lebih  besar.  Dengan  demikian,  modal  manusia  akan  menjadi  lebih berkualitas.
Tujuan  dari  penelitian  ini  adalah  ingin  mengetahui  pengaruh  dari pembangunan  manusia  terhadap  kinerja  ekonomi  Dati  II  di  Jawa  Barat selama  kurun  waktu  1999-2003.  Pemilihan  topik  ini  dengan  alasan,  jika terbukti  bahwa  pembangunan  manusia  memiliki  andil  yang  cukup  besar terhadap  kinerja  ekonomi,  maka  stimulasi  kebijakan  yang  diambil  lebih mengarah  pada  bagaimana  menciptakan  mutu  modal  manusia.Dalam penelitian  ini  digunakan  data  pooling  yang  disusun  dari  data  basis  untuk penyusunan  indeks  pembangunan  manusia  di  Jawa  Bara  selama  tahun 1999-2003. Dari hasil estimasi model, maka diperoleh hasil bahwa pembangunan manusia memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja ekonomi Dati II di Jawa Barat. Selain itu, pemerataan hasil pembangunan antara wilayah memiliki  pengaruh  yang  sangat  berarti   dalam  mendorong  pertumbuhan ouput  reginal  (Jawa  Barat).Dengan  demikian,  pemerintah  daerah  maupun Pemprov  hendaknya  memberi  perhatian  yang  lebih  besar  untuk pengembangan modal manusia. Salah satunya melalui penambahan alokasi dana  untuk  sektor  pendidikan  dan  kesehatan.  Selain  itu,  pelayanan  untuk sektor besik serta penyediaan infrastruktur bagi wilayah-wilayah yang tidak terjangkau oleh sektor swasta harus mendapat prioritas yang lebih besar.
Kata Kunci: Pembangunan Manusia, Kinerja ekonomi
Penulis: Ima Amaliah
Kode Jurnal: jpsosiologidd060016

Artikel Terkait :