MODEL PENINGKATAN DAYA SAING PENJUAL JAMU GENDONG SEBAGAI USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) DI KOTA JAMBI

Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil, pola pemasaran, pola sumber daya manusia, pola operasional, dan pola keuangan penjual jamu gendong di kota Jambi. Dengan diketahuinya hal tersebut maka selanjutnya dapat dirumuskan model peningkatan daya saing penjual jamu gendong di kota Jambi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kombinasi (mixed method). Tipe penelitian kombinasi yang digunakan adalah sequential exploratory design yaitu pada tahap awal penelitian menggunakan metode kualitatif dan tahap berikutnya menggunakan metode kuantitatif. Pada tahap penelitian kualitatif menggunakan pendekatan interpretif fenomenologi selanjutnya, pada tahap penelitian kuantiatif menggunakan alat analisis inferensial berupa partial least square (PLS). Hasil penelitian ini memberikan kesimpulan sebagai berikut : 1) Profil penjual jamu gendong di Kota Jambi relatif homogeny; 2)  Pengelolaan keuangan memiliki indikator sumber modal, besaran modal awal, biaya operasional, aset, pencatatan keuangan; 3) Pengelolaan pemasaran memiliki indikator produk, harga, promosi, dan distribusi; 4) Pengelolaan sumber daya memiliki indikator Perencanaan Sumberdaya Manusia, Upah/Kompensasi dan Tenaga Kerja; 5) Pengelolaan operasional memiliki indikator Kapasitas Produksi, Lokasi, Layout Usaha dan Aliran Kerja; 6) Model peningkatan daya saing penjual jamu gendong di Kota Jambi terdiri dari variabel pengelolaan keuangan, pengelolaan pemasaran, pengelolaan sumber daya manusia dan pengelolaan operasional terhadap variabel daya saing. Model ini menunjukkan bahwa belum mampunya penjual jamu gendong meningkatkan daya saingnya.
Kata Kunci: Jamu Gendong, Daya Saing, Penelitian kombinasi, Sequential Exploratory Design
Penulis: Zulkifli
Kode Jurnal: jpsosiologidd140291

Artikel Terkait :