Meme Culture & Komedi-Satire Politik: Kontestasi Pemilihan Presiden dalam Media Baru
Abstrak: Persoalan utama dalam
pemilihan presiden bukanlah kontestasi praktik politik, melainkan kontestasi
pesan politik dalam media. Pada konteks Pemilu 2014, media internet menjadi
salah satu media yang paling sibuk dan aktif sebagai panggung dialog dan
perdebatan politik. Studi ini menyoroti meme atau penggabungan foto/slide
dengan teks karena ia tidak hanya memuat pesan-pesan eksplisit, tapi juga
kritisisme dan sinisme yang tajam. Tulisan ini melihat bagaimana meme culture
beroperasi dalam lalu lintas pesan politik di internet, relasinya dengan
kekuasaan, dan seberapa besar ruang bagi audiens untuk berpartisipasi.
Penulis: Rendy Pahrun
Wadipalapa
Kode Jurnal: jpkomunikasidd150001