KOMUNIKASI PEMASARAN DAN PERILAKU KONSUMEN DI MATAHARI DEPARTMEN STORE MEGA TRADE CENTER MANADO
Abstrak: Awalnya pusat
perbelanjaan di Kota Manado terkonsentrasi di seputar Taman Kesatuan Bangsa
(TKB) atau Pasar ‘45. Seiring dengan pertumbuhan ekonomi kota Manado, dalam
kurun waktu beberapa tahun belakangan ini, industri properti dan retail di
Manado berkembang cukup pesat. Bermula dari proyek reklamasi pantai yang
dilakukan selama 10 tahun lebih, dibangun setelah jalan tepi pantai atau
boulevard diresmikan tahun 1993 dengan Jalan Piere Tendean atau lebih dikenal
dengan Manado Boulevard. Dengan alasan tersebut kemudian pihak Matahari
Departement Store terus melakukan komunikasi pemasaran mengenai produk-produk
terkini dengan kombinasi penjualan tatap muka (direct selling), iklan di
televisi dan iklan di surat kabar dan promosi penjualan. Ketiga cara komunikasi
pemasaran ini kemudian dikombinasi dengan isi pesan mengenai promosi diskon
besar-besaran. Melalui pengamatan disertai wawancara dengan pihak manajemen di
Mega Trade Center Manado Matahari Departement Store biasanya mengikuti
kebiasaan masyarakat berbelanja contoh pada hari-hari raya keagamaan (natal,
tahun baru, lebaran, imlek) tapi juga hari-hari besar kenegaraan seperti
tujuhbelasan, hari-hari spesial seperti valentine day dan pada setiap akhir
bulan, tapi semua kegiatan atau program diskon tersebut bersifat nasional
karena persaingan dengan perusahaan ritel sejenis juga semakin ketat.
Agar sukses dalam penjualan, perusahaan harus memiliki kiat-kiat
komunikasi pemasaran. Matahari Departement Store terus berupaya mengkomunikasi
kelebihan-kelebihan produknya termasuk dengan adanya iming-iming diskon
besar-besaran yang secara kontinue dilakukan pihak matahari. Seperti komunikasi
pada umumnya, komunikasi pemasaran bertumpuh pada penyebaran informasi (pesan)
mengenai produk-produk yang dimiliki dengan teknik komunikasi persuasif untuk
mengingatkan atau membujuk karena diketahui persaingan begitu ketat dengan
usaha-usaha serupa yang bertebaran di Kota Manado khususnya di kawasan
boulevard.
Metode yang digunakan adalah metode deskripsi yang hanya memaparkan situasi
atau peristiwa. Penelitian ini tidak mencari atau menjelaskan, hubungan tidak
menguji hipótesis atau membuat prediksi. Penelitian deskripsi oleh banyak
peneliti disebut juga penelitian survei.
Hasil penelitian yang sudah dipaparkan di bab sebelumnya jelas bahwa
kegiatan komunikasi pemasaran melalui pesan-pesan pemasaran yang dilakukan PT.
Matahari Departemen Store cukup berperan dalam memengaruhi perilaku konsumen.
Penulis: Rimby Wulandari
Rapar, Desie M.D warouw, Lingkan E. Tulung
Kode Jurnal: jpkomunikasidd150085