KOMUNIKASI KELUARGA SABEULAH DALAM KONTEKS KESUNDAAN (Studi Etnografi Komunikasi Tentang Komunikasi Ibu atau Ayah Dengan Anak di Kabupaten Ciamis)
Abstrak: Penelitian ini
dilatarbelakangi adanya kecenderungan keluarga ″sabeulah″ atau tingkat perceraian di Kabupaten Ciamis
dari tahun ke tahun mengalami
peningkatan. Peningkatan ini, memberikan pola pengasuhan anak berada pada dua
posisi yaitu anak yang hidup bersama seorang ibu maupun dengan seorang
ayah sabeulah, serta angka statistik perceraian yang
ada di Kantor Pengadilan Agama Kabupaten Ciamis
pun meningkat. Berdasarkan data
yang diperoleh mulai
dari tahun 2009
sebanyak 3.751 sampai
dengan tahun 2013 meningkat
menjadi 5.319. Dengan
pendekatan etnografi komunikasi,
penelitian ini dapat mengungkap pola komunikasi pada keluarga sabeulah yang
terjadi pada ibu
atau ayah sabeulah.
Adapun subjek pada penelitian ini
adalah ibu atau
ayah yang berstatus randa dan duda yang tinggal bersama
anak akibat perceraian
masalah ekonomi, kematian, perbedaan pandangan
dan perselingkuhan. Sedangkan
teknik pengumpulan data yang
digunakan pada penelitian
ini adalah pengamatan
partisipan, wawancara
mendalam, dan studi
dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam komunikasi
keluarga sabeulah pada ibu atau ayah yang
mendapat prioritas untuk
dapat disosialisasikan kepada anak
adalah nilai religius, kerukunan,
ketaatan, tanggungjawab, disiplin,
hormat (sopan santun), pencapaian
prestasi dan kejujuran.
Komponen komunikasi keluarga sabeulah yang
terjadi pada ibu
atau ayah terdiri
atas genre, topik, tujuan, setting,
partisipan, bentuk pesan, isi pesan, urutan tindakan, kaidah interaksi, dan norma-norma.
Sedangkan pola komunikasi
keluarga sabeulah yang terjadi
pada ibu atau
ayah terdiri atas:
pola komunikasi tentang
kepatuhan, pola komunikasi tentang harapan, pola komunikasi tentang
pengaturan uang, pola komunikasi tentang
peran kerabat, pola
komunikasi tentang masa depan,
dan pola komunikasi
tentang pembelajaran dan
pengalaman. Komunikasi keluarga sabeulah yang terjadi pada ibu atau ayah
menghasilkan beberapa perspektif antara lain: model komunikasi keluarga
sabeulah melalui komunikasi interpersonal, model komunikasi keluarga sabeulah
melalui simbol verbal dan non
verbal, model komunikasi
keluarga sabeulah bersifat kolektivistik, model
komunikasi keluarga sabeulah
dilihat dari tipe
dalam menghadapi masalah, model
komunikasi keluarga sabeulah
tentang peran dalam perspektif
komunikasi interpersonal, nilai-nilai
yang terbentuk dalam budaya
keluarga sabeulah, model
komunikasi keluarga sabeulah
tentang peran keluarga besar
atau kerabat, model
komunikasi keluarga sabeulah dilihat dari
perspektif interaksi simbolik
serta model komunikasi
keluarga sabeulah dalam perspektif silih asah, asih dan asuh.
Penulis: Zikri Fachrul Nurhadi
Kode Jurnal: jpkomunikasidd140158