Kajian Islam Tentang Akhlak dan Karakteristiknya
Abstrak: Manusia adalah
berlainan dalam sumber daya dan potensi spiritual (kejiwaan), rasional (akal)
dan instink (naluri), dan berbeda-beda pula dalam kepentingan, cita-cita dan
tingkat kepedulian apa yang didikhotomikan oleh sekte-sekte keagamaan atau
aliran-aliran filsafat -idealisme dan realisme- dalam persepsinya terhadap
moral dan interpretasinya tentang sumber komitmen moral. Memang tidak semua
yang dikatakan oleh aliran-aliran dan teori-teori ini salah sebagaimana juga
tidak semuanya benar. Akan tetapi merupakan suatu keaiban bagi setiap teori
adalah bahwa ia hanya memandang dari satu segi dan mengabaikan segi yang
lainnya, hanya memperhatikan satu sisi dengan mengorbankan sisi yang lainnya.
Keterbatasan ini merupakan suatu hal aksiomatik dari pemikiran manusia, yang mustahil
baginya utuk dapat memandang masalah apapun dengan pandangan yang holistik
(mencakup semua masa dan tempat, semua ras dan individu, semua kondisi dan
aspek), karena hal ini memerlukan penguasaan dan liputan Allah Yang Maha
Mengetahui lagi Maha Bijaksana. Allah SWT menurunkan Islam menjadi sebuah
risalah universal, memiliki sistem dan tatanan ajaran sempurna (akidah, ibadah,
dan akhlak) sebagai petunjuk untuk semua manusia dari segala bangsa
(umat), kelas sosial, individu, dan
generasi dengan pola ajaran yang apresiatif, aktual, dan relevan dengan setiap
perkembangan. Pada kesempatan ini akan dipaparkan secara khusus tentang akhlak
Islam dan karakteristiknya dengan rujukan utama al-Qur'an dan al-Sunnah.
Penulis: Mahmud Thohir
Kode Jurnal: jpsosiologidd070015