ETOS KERJA SESUAI DENGAN ETIKA PROFESI ISLAM

Abstrak: Michael Hurd seorang penulis barat menempatkan Nabi Muhammad SAW  dalam  rangking  pertama  dari  seratus  orang  yang  berpengaruh  di dunia.  Artinya  demikian  hebatnya  “ajaran”  yang  dibawa  oleh  Nabi Muhamamd  SAW  di  dalam  menata  peradaban  dunia.Islam  itulah  ajaran yang dibawa oleh Rasulullah SAW. Sementara  di  dalam  percaturan  kehidupan  dunia  masa  kini,  umat Islam sering dikatagorikan di dalam kelompok yang lemah, tak berdaya, tak dapat bersaing, malas dan lain-lain. Dengan demikian terdapat kesenjangan antara  ajara  Islam  yang  demikian  tingginya  dan  tidak  akan  ada  yang melebihi  ajaran  Islam(ya’lu  wala  yu’la  alaihi),  sebagaimana  diyakini seluruh umat Islam demikian juga bagi sebagian non muslim yang berfikiran jernih  seperti  Michael  Hurd  di  atas,  dengan  kehidupan  umat  Islam  itu sendiri.
Tulisan  ini  menggambarkan  kekurang  berdayaan  ummat  Islam  di dalam  berkompetisi  sehingga  termarginalkan  di  dalam  kehidupan  dunia padahal  dunia  ini  harus  dimiliki  oleh  umat  Islam  (I’mal  lidun-yaka kaannaka  taisyu  abada),   dan  itu  bukan  dikarenakan  oleh  konsep  ajaran Islam,  tetapi  lebih  dikarenakan  oleh  kelemahan  umat  Islam  di  dalam memahami dan menghayati ajaran agamanya. Tulisan  ini  merinci  nilai-nilai  di  dalam  al-Qur’an  dan  al-Hadits sebagai sumber ajaran Islam mengenai “semangat kerja”.
Kata Kunci: Etos Kerja dan Etika Profesi Islam
Penulis: Iman S Hidayat
Kode Jurnal: jpsosiologidd060011

Artikel Terkait :