DIMENSI MANUSIA DALAM ORGANISASI: Suatu Kajian Teoritis dari Perspektif Manajemen Kualitas
Abstrak: Kegagalan berbagai
pendekatan lama dalam kualitas yang bertumpu pada basis perspektif bentuk
(content perspective) karena mengabaikan faktor manusia dalam organisasi, telah
menggeser pandangan ke perspektif proses yang lebih kontekstual (context
perspective) yang memandang kualitas tidak lagi bertumpu pada produk atau jasa
ansich, tetapi juga meliputi juga attitudes dan values dimensi manusia yang
sebagai suatu proses yang terintegrasi dan menjadi tanggung jawab seluruh
komponen dalam perusahaan. Kata lain, kualitas merupakan komitmen semua pihak
dalam organisasi. Guna menumbuhkan komitmen dalam organisasi, salah satunya
adalah dengan menerapkan the quality of management dengan komponen-komponen
utamanya: pelibatan, pembelajaran, pemberdayaan dan sistem reward. Seluruh
unsur dalam the quality of management saling terhubung satu sama lain secara
simetris. Penerapan the quality of management dipengaruhi oleh terpenuhinya
kondisi awal (pra-kondisi) dan asumsi-asumsi seperti perubahan cara pandang
tentang pekerja dalam organisasi sebagai mitra, komunikasi dan dialog dalam
organisasi yang akan menumbuhkan pelibatan, semangat untuk selalu berfikir
secaradinamis meningkatkan kinerja organisasi yang akan mendorongnya melakukan pembelajaran,
pimpinan organisasi mau dan berani memberikan delegasi kewenangan dan tanggung
jawab kepada bawahan dalam mengambil keputusan (diskresi) sebagai bentuk
pemberdayaan dan sejalan dengan ada imbalan (reward) dan penghargaan yang
sesuai dengan kewenangan dan tanggungjawab para pekerja. Kesimpulkan yang dapat
ditarik bahwa kualitas yang dihasilkan oleh organisasi ternyata ditentukan oleh
unsur manusia
Penulis: Sam’un Jaja Raharja
Kode Jurnal: jpsosiologidd050019