DAMPAK TAYANGAN SHOW IMAH DI TRANS TV PADA GAYA BICARA REMAJA DI DESA SANTAN ILIR KECAMATAN MARANGKAYU
Abstrak: Artikel ini
menggunakan Teori Kultivasi. Inti dari teori ini adalah terpaan media secara
stimultan akan memberikan gambaran dan pengaruh pada persepsi pemirsanya. Teori
kultivasi dalam bentuknya yang paling mendasar, percaya bahwa televisi
bertanggung jawab dalam membentuk, atau mendoktrin konsepsi pemirsanya mengenai
realitas sosial yang ada disekelilingnya. Pengaruh-pengaruh dari televisi yang
berlangsung secara simultan, terus-menerus, secara tersamar telah membentuk
persepsi individu/audiens dalam memahami realitas social. Lebih jauh lagi hal
tersebut akan mempengaruhi budaya kita secara keseluruhan. Jenis penelitian
yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Fokus
penelitian dalam penelitian ini adalah peniruan dalam hal gaya bicara, dalam
hal kata-kata (verbal) dan faktor yang mempengaruhi gaya bicara yaitu faktor
personal dan situasional. Penelitian ini menggunakan tekhnik penelitian
Purposive Sampling yaitu bertanya kepada informan yang dianggap paling tahu.
Teknik pengumpulan data dilakukan dengan Library Research yaitu data yang
dikumpulakan dengan penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan (Field Work
Research) melalui wawancara dengan informan, observasi langsung dilapangan
serta dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat diketahui
bahwa tayangan talk show Show Imah menjadi trend dalam hal gaya bicara remaja
karena adanya perilaku remaja yang intens menonton serta meniru adegan-adegan
yang disajikan dalam tayangan tersebut seperti peniruan dalam hal gaya bicara,
dalam hal kata-kata (verbal) serta faktor personal dan situasional yang
mempengaruhi gaya bicara tersebut.
Penulis: Kasriani
Kode Jurnal: jpkomunikasidd140208