ANALISIS WACANA BERITA KISAH-KISAH DARI PERBATASAN NEGARA (LIPUTAN KHUSUS EDISI MINGGU 12 JUNI 2011 KALTIM POST)

Abstrak: Artikel ini membahas penelitian makna teks wacana berita, kognisi sosial, dan konteks sosial dalam berita “Kisah-Kisah dari Perbatasan Negara”. Berita memiliki peran kontrol sosial di masyarakat. Untuk itu,berita bahasanya harus lugas dan mudah dipahami.  Dalam berita ini, berita banyak menggunakan kalimat pengandaian, kata-kata sinonbim, dan metafora. Setiap yang membaca pasti memiliki pandangan makna teks wacana yang berbeda-beda.
Menggunakan metode observasi, penelitian kualitatif deskripstif ini menggunakan pendekatan teori wacana Michel Foucault dan Louis Althusser. Sedangkan model analisisnya menggunakan teknik analisis wacana kritis milik Teun V Dijk, teknik analisis yang bisa mendeskriptifkan bagaimana teks diproduksi seorang penulis. Juga menemukan penggunaan kalimat, dan pemilihan kata yang merupakan faktor menekankan kemana arah teks wacana tersebut ditekankan.
Rumusan masalah di penelitian ini adalah apa makna teks yang ingin disampaikan melalui berita berita “Kisah-Kisah dari Perbatasan Negara”? dan bagaimana kognisi sosial serta analis sosial dari berita berita “Kisah-Kisah dari Perbatasan Negara”?
Dari hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa teks berita berita “Kisah-Kisah dari Perbatasan Negara” mampu menggambarkan kisah kondisi perbatasan negara di Long Apari dengan teks penyampaian yang diproduksi gaya feature menulis dari Felanans Mustari sebagai penulis. 
Kata Kunci: Analisis wacana, Perbatasan Negara, Kaltim Post
Penulis: Hermina
Kode Jurnal: jpkomunikasidd140202

Artikel Terkait :