ANALISA SEMIOTIKA FILM “99 CAHAYA DI LANGIT EROPA” JILID1
ABSTRAK: Penelitian ini
menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif yaitu penelitian yang
berusaha menggambarkan atau menjabarkan obyek yang diteliti, data-data yang
disajikan menggunakan data primer dan sekunder melalui film 99 Cahaya di langit
eropa jilid 1, buku-buku dan internet,
kemudian teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah
analisis semiotika Roland Barthes, yang memfokuskan pada signifikasi dua tahap,
yaitu tahap denotatif, dan konotatif.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah peneliti kemukakan
maka dapat disimpulkan bahwa film 99 Cahaya Di Langit Eropa diangkat dari kisah
nyata yang ditulis oleh Hanum Salsabila dan Rangga al-Mahendra, menceritakan
tentang bagaimana hidup sebagai minoritas muslim di Eropa, dan film ini
mengajarkan untuk menjadi agen muslim yang baik, agen muslim yang selalu
berbuat baik kepada siapa saja tanpa melihat perbedaan, menyebarkan perdamaian,
dan toleransi agama. Toleransi yaitu bersikap menghargai, membiarkan,
membolehkan pendirian yang berbeda atau bertentangan dengan pendiriannya, dan
sikap untuk menahan diri agar tidak melecehkan agama lain. Peneliti menemukan
tanda-tanda yang memiliki pesan toleransi, yaitu : 1. Mengakui hak-hak orang lain,
2. Menghormati perbedaan keyakinan, 3. Berlaku adil, 4. Saling mengerti, dan
tidak memaksakan kehendak kepada orang lain.
Penulis: Rony Irvan
Kode Jurnal: jpkomunikasidd150130