A NEW PARADIGM IN RELIGIOUS DISCOURSE: Liberating Religion from the Shadow of Institutions, Organisations, and Religious Streams

Abstrak: Akhir-akhir  ini,  Indonesia  diramaikan  dengan  tindakan  kekerasan  atas  nama agama.  Anehnya,  pihak-pihak  yang  melakukan  tindakan  kekerasan  berasal  dari lembaga,  organisasi,  dan  aliran  keagamaan  yang  menuduh  penganut  aliran keagamaan  lain  sebagai  sesat.  Lebih  aneh  lagi,  MUI  yang  selama  ini  menjadi eksekutor  Tuhan,  sama  sekali  tidak  menfatwa  sesat  tindakan  kekerasan  yang dilakukan mereka  yang mengatasnamakan agama. Peristiwa  itu nampaknya tidak lepas dari klaim kepemilikan dan kebenaran atas nama agama yang dilakukan oleh sebagian  mereka.  Akibatnya,  agama  dijadikan  justifikasi  atau  pembenaran tindakan  kekerasan  itu  sendiri.  Agama  akhirnya  berwajah  kekerasan,  bukan membawa  kedamaian  sebagaimana  missi  awal.  Untuk  melepaskan  agama  dari manipulasi mereka, dan dalam rangka melepaskan agama dari bayang-bayang dan klaim organisasi, aliran, dan lembaga keagamaan itulah, tulisan ini dibuat.
Keywords: Teosentris-Eskatologis; Antroposentris-Transformatif; dan Religiosentris
Author: Aksin Wijaya
Journal Code: jpperadabanislamgg080003

Artikel Terkait :