PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA DENGAN METODE BERCERITA PADA ANAK KELOMPOK B DI TK KKLKMD SEDYO RUKUN BAMBANGLIPURO BANTUL

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara dengan metode bercerita di Kelompok B TK KKLKMD Sedyo Rukun Bambanglipuro Bantul. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas kolaboratif menggunakan model Kemmis dan Mc Taggart yang dimodifikasi, meliputi tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 12 anak, terdiri dari 7 anak laki-laki dan 5 anak perempuan. Objek penelitian adalah keterampilan berbicara menggunakan metode bercerita. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Indikator keberhasilan dalam penelitian adalah apabila minimal 75% dari jumlah anak dapat mencapai kriteria keterampilan berbicara dengan predikat baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan berbicara anak meningkat setelah dilakukan tindakan berupa penggunaan metode bercerita dalam pembelajaran. Pada tahap Pratindakan, hanya terdapat 1 anak (8,3%) yang memperoleh predikat baik. Setelah Siklus I, terdapat 5 anak (41,7%) yang memperoleh predikat baik. Pada Siklus II, jumlah anak yang memperoleh predikat baik meningkat menjadi 9 anak (75%). Langkah-langkah yang ditempuh sehingga keterampilan berbicara anak meningkat adalah: 1) Guru menjadi model bercerita menggunakan buku cerita bergambar dan gambar ilustrasi; 2) Guru mengganti alat peraga dan reward; 3) Guru memfokuskan pada kegiatan bercerita kembali dan membacakan cerita dua kali; serta 4) Guru memberi kesempatan dan bimbingan pada anak untuk melakukan praktik berbicara melalui kegiatan bercerita.
Kata Kunci: keterampilan berbicara, metode bercerita, anak Kelompok B
Penulis: RIAN ADHISTI
Kode Jurnal: jppaudsddd150042

Artikel Terkait :