PENERAPAN MODEL EXPLICIT INSTRUCTION MELALUI KEGIATAN BERMAIN WARNA UNTUK MENINGKATKAN PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS
Abstract: Anak usia dini
merupakan fase kehidupan yang unik dengan karakteristik khas, baik secara
fisik, psikis, sosial dan moral. Motorik halus merupakan salah satu
perkembangan pada anak yang harus mendapat stimulasi agar dapat berkembang
optimal. Permasalahan yang ditemukan pada kelompok Bermain Gayatri, yaitu masih
sangat rendahnya perkembangan motorik halus yang menyebabkan pencapaian
perkembangan anak belum berjalan maksimal. Perlu dilakukan strategis dengan
penerapan model-model pembelajaran. Dalam penelitian ini model pembelajaran
explicit instruction sangat cocok diterapkan di Kelompok Bermain melalui kegiatan
bermain warna yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan perkembangan motorik
halus anak. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang
dilaksanakan dalam dua siklus dan melibatkan 15 orang anak Kelompok Bermain
Gayatri Denpasar Utara pada Semester II Tahun pelajaran 2012/2013. Data
dikumpulkan melalui metode observasi dengan instrumen berupa format observasi.
Data hasil penelitian dianalisis menggunakan metode analisis statistik
deskriptif dan metode analisis statistik kuantitatif. Hasil analisis data
menunjukan bahwa terjadi peningkatan perkembangan motorik halus pada anak
setelah diterapkannya model pembelajaran explicit instruction melalui kegiatan
bermain warna. Pada siklus I perkembangan motorik halus sebesar 55,44 % yang
berada pada kriteria rendah mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 88,75
% tergolong kriteria tinggi.
Penulis: Ni Kadek Hari Yulia
Kode Jurnal: jppaudsddd130443