MEMBANGUN PEMAHAMAN KARAKTER KEJUJURAN MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL PADA ANAK USIA DINI DI KOTA PATI
Abstract: Berdasarkan
data-data tentang tingkat korupsi di Indonesia, persoalan korupsi menjadi
permasalahan besar yang harus diselesaikan. Salah satu cara yang bisa dilakukan
adalah melalui pendidikan karakter. Ada salah satu nilai yang paling penting
untuk membangun karakter anti korupsi yaitu nilai kejujuran. Penanaman pondasi
karakter kejujuran harus ditanamkan sejak usia dini. Salah satu media yang
tepat digunakan dalam implementasi pendidikan membangun karakter kejujuran
adalah melalui metode bermain. Permainan yang bisa digunakan adalah permainan
tradisional anak yang sudah cukup lama berkembang di negeri ini yang sarat
dengan nilai budaya bangsa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui
permainan tradisional efektif atau tidak untuk membangun pemahaman karakter
pada anak usia dini di kota pati. Jenis penelitian yang digunakan adalah
penelitian eksperimental. Dalam penelitian ini desain yang digunakan adalah
bentuk pre test and post test control group design. Populasi dalam penelitian
yaitu lembaga dari satu yayasan, berusia 5-6 tahun. Pengambilan sampel
menggunakan teknik simple random sampling, terambil dua sampel yaitu TK Pertiwi
03 Pati sebagai kelompok eksperimen dengan jumlah siswa 17 anak dan TK Pertiwi
01 Pati sebagai kelompok kontrol dengan jumlah siswa 17 anak. Analisis
perhitungan t test posttest antara kelompok eksperimen dan kontrol menghasilkan
nilai thitung sebesar 3,489 > ttabel sebesar 2,120. Nilai sig (2-tailed)
< 0,05 yaitu 0,01 < 0,05. Hal tersebut menunjukkan bahwa Ho ditolak dan
Ha diterima. Rata-rata atau Mean nilai posttest meningkat dari 40.1176 menjadi
46.0588. Hasil penelitian menunjukkan bah wa terdapat perbedaan pemahaman
karakter kejujuran pada pretest dan posttest kelompok eksperimen, serta tidak
ada perbedaan pemahaman karakter kejujuran pada pretest dan posttest pada
kelompok kontrol. Hal ini menunjukkan bahwa permainan tradisional efektif digunakan
untuk membangun pemahaman karakter kejujuran pada anak usia dini. Penelitian
ini telah dilakukan sesuai dengan prosedur penelitian, namun masih terdapat
keterbatasan dalam pelaksanaannya. Keterbatasan waktu dalam penelitian.
Penelitian ini menggunakan tes cerita untuk mengetahui karakter kejujuran anak
berdasarkan dari jawaban anak, bukan perilaku mereka, alangkah lebih baiknya
apabila penelitian ini juga menggunakan metode observasi. Keterbatasan lahan
yang ada di sekolah, Lahan yang luas dapat membuat permainan tradisional lebih
maksimal untuk dimainkan.
Penulis: Ernita Lusiana
Kode Jurnal: jppaudsddd120095