UJI EFEKTIVITAS SEDIAAN GEL ANTI JERAWAT EKSTRAK ETANOL BUAH PARE (Momordica charantia) TERHADAP Staphylococcus epidermidis DAN Propionibacterium acnes DENGAN METODE DIFUSI

Abstrak: Pare  (Momordica  charantia)  merupakan  tanaman  yang  telah  banyak digunakan  sebagai  tanaman  obat.  Diketahui  pare  memiliki  kandungan  metabolit sekunder  yang  memiliki  aktivitas  sebagai  antibakteri.  Jerawat  dapat  disebabkan oleh  berbagai  hal,  salah  satunya  adalah  bakteri.  Propionibacterium  acnes  dan Staphylococcus  epidermidis  merupakan  salah  satu  bakteri  yang  banyak menyebabkan timbulnya jerawat. Pare merupakan tanaman yang dapat digunakan sebagai  bahan  dalam  mengatasi  masalah  jerawat  dengan  diformulasika n  dalam sediaan  gel.  Penelitian  yang  dilakukan  dengan  tujuan  untuk  menentukan efektivitas  gel  ekstrak  etanol  sebagai  anti  jerawat  terhadap  bakteri Propionibacterium acnes dan Staphylococcus epidermidis. Ekstrak yang diperoleh dengan  cara  maserasi  menggunakan  pelarut  etanol  96%  dibuat  dalam  5  seri konsentrasi  2,5%;  5%;  7,5%;  10%;dan  12,5%  yang  kemudian  diujikan  pada bakteri  Propionibacterium  acnes  dan  Staphylococcus  epidermidis.  Nilai  KHM yang diperoleh adalah 7,5% untuk kedua bakteri dengan diameter hambat masingmasing  3  mm  dan  2  mm   kemudian  diformulasi  kedalam  tiga  variasi  formula: FI(HPMC  70%:  karbopol  30%),  FII  (HPMC  50%:  karbopol  50%),  FIII(HPMC 30%: karbopol 70%).  Berdasarkan  hasil  penelitian formula I memiliki efektivitas paling baik dari ketiga formula dengan diameter hambatan hingga 6,444 mm pada Propionibacterium  acnes  dan  6  mm  pada  Staphylococcus  epidermidis.  Akan tetapi  masih berbeda signifikan (>0,05)  bila dibandingkan dengan  kontrol positif yang digunakan.
Kata  kunci:  pare,  gel,  jerawat,  Propionibacterium  acnes,  Staphylococcus epidermidis
Penulis: Septian Laianto, Rafika Sari, Liza Pratiwi
Kode Jurnal: jpfarmasidd140051

Artikel Terkait :