UJI EFEKTIVITAS ANTIBAKTERI SEDIAAN SABUN MANDI CAIR MINYAK ATSIRI KULIT BUAH JERUK PONTIANAK (Citrus nobilis Lour. Var. microcarpa) TERHADAP Staphylococcus aureus dan Escherichia coli
Abstrak: Infeksi dapat
disebabakan oleh bakteri
patogen diantaranya Staphylococcus aureus
dan Escherichia coli.
Penggunaan antibakteri dari
bahan sintetik dapat mencegah terjadinya infeksi, namun tidak sedikit
yang memberikan efek samping seperti
iritasi. Hal ini
mendorong beralihnya penggunaan
sediaan yang berasal dari
alam. Salah satu
tanaman yang dapat
dimanfaatkan sebagai antibakteri
adalah minyak atsiri kulit buah jeruk Pontianak (Citrus nobilis Lour. var. microcarpa). Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui efektivitas antibakteri sediaan sabun
mandi cair minyak
atsiri kulit buah
jeruk Pontianak terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan
Escherichia coli dengan metode disc diffusion. Penelitian ini
menggunakan metode eksperimental
dengan variasi konsentrasi minyak atsiri
F1 (0,05%), F2
(0,15%), dan F3
(0,25%). Sabun yang
dihasilkan dianalisis secara fisika
dan kimia meliputi
organoleptis, banyaknya busa,
bobot jenis, viskositas, pH,
dan jumlah asam
lemak bebas serta
uji iritasi. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa ketiga formula
sabun mandi cair
minyak atsiri kulit buah jeruk
Pontianak memiliki sifat fisika dan kimia yang memenuhi standar SNI dan tidak
menyebabkan iritasi serta memberikan
efektivitas paling baik pada formula 1 (0,05%) dengan zona hambat untuk
Staphylococcus aureus sebesar 7,17 mm dan Escherichia coli sebesar 18,59 mm.
Penulis: Risky Rosdiyawati,
Wintari Taurina, Rafika Sari
Kode Jurnal: jpfarmasidd140036