Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Kulit Ubi Jalar Ungu (Ipomoea batatas (L.) Lam) dengan Metode Ferrous Ion Chelating (FIC)
Abstract: Kulit ubi jalar ungu
(Ipomoea batatas (L.) Lam) telah dibuktikan secara ilmiah memiliki kadar
antosianin yang lebih tinggi dibandingkan daging umbinya. Antosianin merupakan
kelompok metabolit sekunder yang dapat
berperan sebagai antioksidan. Salah satu mekanisme lain dari antioksidan adalah
chelating logam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas
antioksidan dari ekstrak etanol kulit ubi jalar ungu dengan metode Ferrous Ion
Chelating (FIC).
Metode FIC mengukur kemampuan senyawa antioksidan untuk bersaing dengan
ferrozine dalam membentuk kelat dengan logam besi (Fe2+). Hasil penelitian yang
dilakukan menunjukkan ekstrak etanol kulit ubi jalar ungu memiliki kemampuan chelating logam yang
tergolong sangat lemah dengan nilai IC50 sebesar 322,08 ppm.
Penulis: Dewi L. R., Laksmiani
N. P. L., Paramita N. L. P. V., Wirasuta I M. A. G.
Kode Jurnal: jpfarmasidd140055