Sekuens Gen Protein Kapsid Mayor L1 Human Papilomavirus 16 dari Isolat Klinik Asal Bandung

Abstract: Kanker serviks disebabkan oleh infeksi kronik human papillomavirus (HPV) dengan genotipe HPV-16 sebagai HPV tersering yang menginfeksi epitel serviks. Protein penyelubung virus yang disebut kapsid mayor (L1) mempunyai peranan penting dalam menginfeksi epitel serviks. Tujuan penelitian untuk mengisolasi dan menganalisis sekuens gen L1 HPV-16. Pengetahuan mengenai sekuens gen L1 dapat memberikan informasi yang berguna, salah satunya yaitu untuk pengembangan vaksin. Pada studi ini, deoxyribonucleic acid (DNA) virus diekstraksi dari sediaan biopsi pasien kanker serviks yang diambil pada bulan Juni sampai Oktober 2010 di Kebidanan dan Kandungan RS Dr. Hasan Sadikin Bandung. Gen diamplifikasi dengan polymerase chain reaction menggunakan primer spesifik. Infeksi HPV-16 pada jaringan kanker dikonfirmasi dengan menggunakan kit komersial untuk tes genotipe HPV. Fragmen L1 kemudian diklon dan diinsersikan ke dalam pJET1.2/L1-16, kemudian dipotong dengan enzim BamHI dan BgIII untuk kemudian divalidasi dan disekuensing. Hasil sekuensing menunjukkan amplikon gen L1 HPV-16 sebesar 1.595 pasang basa. Analisis dari dua amplikon gen L1 HPV-16 menggunakan software BIOEDIT dan Basic Local Alignment Search Tool menunjukkan kesamaan ho mologi 99% dan 97% dengan sekuens L1 HPV-16 asal Thailand yang terregistrasi pada GenBank. Simpulan, telah dilakukan kloning sekuens gen L1 HPV-16 dari dua isolat klinik Bandung. Hasil kloning HPV-16 pada penelitian ini memberikan informasi tentang variasi sekuens yang perlu dipertimbangkan bagi pengembangan vaksin terutama bagi daerah spesifik seperti penduduk asal Indonesia.
Kata kunci: Human papillomavirus, kanker serviks, gen L1 HPV-16
Penulis: Anandayu Pradita, Edhyana Sahiratmadja, Sony Suhandono, Herman Susanto
Kode Jurnal: jpkedokterandd140398

Artikel Terkait :