Perspektif Pasien dengan Perlindungan Sosial Kesehatan tentang Peran Advokasi Perawat di Ruang Rawat Inap Kelas III Rumah Sakit Paru Jember

Abstrak: Berbagai  laporan  tentang  kualitas  layanan  pada  peserta  perlindungan  sosial  (Jamkesmas) menunjukkan  bahwa  layanan  yag  dihantarkan  belum  sesuai  dengan  tujuan  pembentukan program. Keperawatan merupakan suatu bentuk layanan yang dilakukan secara komprehensif, dimana  dalam  melaksanakan  layanan  asuhan  keperawatan  terdapat  berbagai  peran  yang melekat pada diri perawat. Advokasi merupakan salah satu peran yang melekat dalam diri seorang  perawat.  Penelitian  ini  merupakan  penelitian  kualitatif  dengan  pendekatan fenomenologis,  informan  diperoleh  dengan  menggunakan  purposive  sampling  yang menghasilkan 4 informan. Data diperoleh dengan teknik wawancara dengan menggunakan panduan  wawancara  serta  catatan  lapangan.  Analisa  data  yang  digunakan  adalah teknik analisa data dengan metode Colaizzi. Hasil penelitian yang dilakukan menghasilkan 10 tema penelitian yang merupakan uraian dari tujuan khusus penelitian. Tema-tema yang dihasilakn dari  penelitian  ini  yaitu;  peran  perawat  dalam  prosedur  penerimaan  pasien  rawat  inap, memberikan  informasi  mengenai  prosedur  tindakan,  memberikan  lingkungan  yang  sesuai dengan  kondisi  pasien,  mendampingi  tenaga  kesehatan  lain,  mendampingi  pasien  untuk menjalani  pemeriksaan  medis,  jenis  tindakan  yang  dilaksanakan,  peran  perawat  sebagai manajer pasien, peran perawat dalam perencanaan setelah pemulangan, dan sistem pelayanan Jamkesmas. Perawat yang melakukan asuhan keperawatan di Rumah Sakit Paru Jember harus memperhatikan  pelaksanaan  peran  advokasi  dalam  semua  tindakannya.  Usulan  penelitian selanjutnya diantaranya untuk mengidentifikasi persepsi perawat tentang pelaksanaan peran advokasi.
Kata kunci: persepsi pasien, peran advokasi perawat
Penulis: Suyanti, Nurfika Asmaningrum, Anisah Ardiana
Kode Jurnal: jpkesmasdd140085

Artikel Terkait :