PERBEDAAN TINGKAT STRES MAHASISWA REGULER DENGAN MAHASISWA EKSTENSI DALAM PROSES BELAJAR DI PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNSRAT MANADO
Abstrak: Stres normal dialami
oleh setiap individu dan menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam kehidupan.
Tanggung jawab dan tuntutan kehidupan akademik mahasiswa dapat menjadi bagian
stres yang biasa dialami oleh mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui perbedaan tingkat stres mahasiswa reguler dengan mahasiswa ekstensi
dalam proses belajar. Penelitian deskriptif analitik ini dilaksanakan dengan
metode cross sectional, pemilihan sampel dengan menggunakan purposive sampling.
Jumlah sampel yang digunakan ada 50 responden. Pengambilan data dilakukan
dengan menggunakan kuesioner. Data dianalisis dengan uji Mann-Whitney (α=0,05).
Hasil penelitian menunjukkan 14 (56,0%) mahasiswa reguler stres tingkat rendah
dan 21 mahasiswa (84,0%) ekstensi stres tingkat rendah. Nilai probabilitas
perbedaan tingkat stres mahasiswa reguler dengan mahasiswa ekstensi sebesar
0,032.Simpulan dari penelitian ini yaitu terdapat perbedaan tingkat stres
mahasiswa reguler dengan mahasiswa ekstensi dalam proses belajar di Program
Studi Ilmu Keperawatan FK UNSRAT Manado. Rekomendasi peneliti yaitu untuk mampu
mengelolah sistem pembelajaran yang efisien sehingga mengurangi stressor yang
menyebabkan mahasiswa stres.
Penulis: Tyas Aprilia Bingku,
Hendro Bidjuni, Ferdinand Wowiling
Kode Jurnal: jpkeperawatandd140122