Perbandingan Pengaruh Nifedipin 20 mg per Oral 2 Jam Preoperasi dengan Plasebo terhadap Suhu Inti pada Pasien yang Menjalani Operasi Modified Radical Mastectomy dengan Anestesi Umum

Abstract: Upaya pencegahan hipotermia dapat dilakukan dengan mengurangi perbedaan antara suhu inti dan perifer sebelum dilakukan pembedahan dengan pemberian vasodilator. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efek penggunaan antara nifedipin 20 mg dan plasebo per oral 2 jam preoperasi selama operasi modifikasi mastektomi radikal terhadap penurunan suhu tubuh. Penelitian  menggunakan metode prospektif, terkontrol, tersamar, buta ganda pada 30 pasien berusia 18–60 tahun, status fisik American Society Of Anesthesiologist (ASA) I dan II, yang menjalani operasi modifikasi mastektomi radikal di Rumah Sakit Dr. Hasan Sadikin Bandung pada Juni sampai Agustus 2012. Secara acak dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu kelompok yang mendapat nifedipin 20 mg per oral 2 jam preoperasi dengan plasebo. Dilakukan pencatatan suhu timpani setiap 10 menit dari awal induksi hingga akhir anestesi. Data hasil penelitian diuji secara statistik dengan Uji Mann-Whitney. Suhu inti rata-rata pada kelompok nifedipin adalah 36,37 oC lebih besar dibandingkan dengan kelompok kontrol yaitu 35,61 oC dengan perbedaan bermakna (p<0,05). Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan obat nifedipin dapat mencegah hipotermia selama operasi dibandingkan dengan plasebo (kontrol).
Kata kunci: Nifedipin, suhu inti tubuh, vasodilator
PENULIS: Saleh Trisnadi, Suwarman, Abdul Muthalib Nawawi
Kode Jurnal: jpkedokterandd140393

Artikel Terkait :