Perbandingan Efektivitas Antibiotik Thiamfenikol dan Ofloksasin pada Demam Tifoid Pasien Rawat Jalan Di RS Panti Waluyo Purworejo
Abstrak: Demam tifoid termasuk
salah satu infeksi bakteri yang banyak ditemukan di negara – negara berkembang termasuk
Indonesia. Kasus ini
juga banyak terjadi
di RS Panti
Waluyo Purworejo, dimana
pengobatannya banyak menggunakan antibiotika thiamfenikol dan ofloksasin.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efikasi keduanya berdasarkan hasil
pemantauan klinis pasien setelah
meminum antibiotika. Penelitian
dilakukan secara prospektif
eksperimental pada pasien rawat jalan RS Panti Waluyo Purworejo,
yang telah didiagnosa menderita demam tifoid. Subyek penelitian dibagi menjadi
dua kelompok yaitu 25 subyek mendapat antibiotik thiamfenikol 500 mg tiga kali
sehari, dan 25 pasien mendapatkan antibiotik ofloksasin 200 mg dua kali sehari.
Pengamatan dimulai sejak
pasien meminum obat
sampai dengan kunjungan
pasien berikutnya pada waktu
periksa ulang dengan melihat dan mencatat hasil klinis pasien berupa lama
hilangnya demam dan hilangnya klinis lainnya sejak minum antibiotik dalam hitungan
hari. Hasil penelitian menunjukkan
hilangnya demam pada
pasien yang menerima
antibiotik thiamfenikol rata-rata terjadi pada hari ke 3,44,
sedangkan untuk pasien yang menerima antibiotik ofloxacin rata-rata terjadi
pada hari ke 2,00. Uji statistika menunjukkan ada perbedaan bermakna terhadap
lama hari hilangnya demam yang ditimbulkan oleh kedua antibiotika tersebut.
Hilangnya gejala ikutan yang dialami oleh pasien demam tifoid yang menggunakan
antibiotik thiamfenikol rata-rata terjadi pada hari ke 3,16, sedangkan
antibiotik ofloxacin pada hari ke 3,08. Uji statistika menunjukkan tidak ada
perbedaan bermakna terhadap lama hari hilangnya gejala ikutan yang disebabkan
oleh kedua antibiotika tersebut.
Penulis: LUCIA VITA INANDHA
Kode Jurnal: jpfarmasidd110077