PENGELOLAAN ARTRITIS GOUT DENGAN DIABETES MELLITUS TYPE II DI USIA 46 TAHUN PADA PEREMPUAN

Abstrak: Artritis  gout  dan  diabetes  melitus  tipe  II  merupakan  penyakit  yang  sangat sering  ditemukan  dan  memiliki  prevalensi  yang  terus  meningkat  dibandingkan  tahun-tahun sebelumnya  di  seluruh  dunia  dan  juga  di  indonesia.  Kasus.  Pasien  perempuan  46  tahun, pekerjaan  guru  Pendidikan  Anak  Usia  Dini  (PAUD),  datang  dengan  keluhan  rasa  nyeri  dan pegal  pada  lutut  kanan  dan  telapak  kaki  kirinya  sejak  1  minggu  yang  lalu,  keluhan  ini  sudah berulangkali  dialami  oleh  pasien  sejak  ±  5  tahun  dan  dirasakan  makin  memberat.  Sejak  ±  3 tahun yang lalu, pasien juga menderita kencing manis. Awalnya pasien merasakan selalu lapar dan haus, juga merasa sering terbangun di malam hari untuk buang air kecil, dan belakangan ini pasien  sering  merasakan  tangan  dan  kakinya  terasa  kesemutan.  Pasien  juga  mengalami enurunan  berat  badan  dalam  3  tahun  terakhir  sebanyak  ±  10  Kg  dari  62kg  menjadi  52kg. Kesimpulan.  Didapatkan  faktor  internal  (usia  46  tahun,  Ibu  dan  3  dari  7  saudara  kandung pasien  memiliki  riwayat  DM,  pola  berobat  masih  mengutamakan  kuratif,  posisi  berdiri  lama saat mengajar kurangnya pengetahuan mengenai penyakit yang diderita, kurangnya pengetahuan mengenai diet untuk penderita artritis gout dan diabetes melitus tipe II, kurangnya pengetahuan mengenai pentingnya olahraga rutin.
Kata Kunci: artritis gout, diabetes melitus tipe II
Penulis: Yogie Irawan
Kode Jurnal: jpkedokterandd140145

Artikel Terkait :