PENGARUH VARIASI PEMANIS TERHADAP FORMULASI TABLET HISAP DARI MINYAK ATSIRI KULIT BUAH JERUK PONTIANAK (Citrus nobilis Lour. Var. microcarpa)
Abstrak: Jeruk pontianak
(Citrus nobilis Lour. Var. microcarpa)
merupakan tanaman yang
sangat berkhasiat bagi kesehatan.
Dalam upaya pemanfaatan
limbah kulit buah
jeruk Pontianak yaitu dengan cara
memformulasikannya menjadi sediaan
tablet hisap minyak
atsiri kulit jeruk.
Tablet hisap dibuat dengan
metode kempa langsung dimana variasi pemanis
manitol-sukrosa yang memiliki
derajad kemanisan yang berbeda.
Dimana Formula 1 menggunakan pemanis sukrosa, Formula 2 menggunakan pemanis manitol-sukrosa (1:1)
dan Formula 3
menggunakan pemanis manitol.
Berdasarkan hasil penelitian variasi
pemanis berpengaruh terhadap
uji sifat fisik
tablet hisap, yaitu
pada uji kerapuhan hasilnya berbeda signifikan anatara
Formula 1 dan Formula 2 dimana Formula 2 tidak memenuhi syarat kerapuhan tablet.
Pada uji kesukaan
terhadap 30 responden
diketahui bahwa Formula1
merupakan formula yang paling disukai dari segi rasa dengan skor 124 dan
tektur dengan skor 113.
Penulis: Ella sriasih, Wintari
Taurina, Rafika Sari
Kode Jurnal: jpfarmasidd140048