Pengaruh Komposisi Hidroksi Propil Metil Selulosa K-15 dan Etil Selulosa N-22 terhadap Prosentase Kelembapan Air dan Pelepasan Meloksikam dari Sediaan Plester
Abstrak: Penelitian ini
dilakukan dengan tujuan untuk mengembangkan transdermal plester meloksikam dengan
perbandingan hidroksi propil metil selulosa (HPMC) K-15 dan etil selulosa (EC)
N-22 1:9 (Formula 1), 2:8 ( Formula 2), 3:7 ( Formula 3). Parameter fisika
kimia seperti oraganoleptis dan kelembapan air di evaluasi. Uji disolusi dengan
media larutan dapar fosfat salin pH 7,4 ± 0.05 sebanyak 500,0 mL dengan
temperatur percobaan 37 ± 0.5°C diaduk
pada kecepatan 50 rpm. Hasil
dianalisis menggunakan SPSS
dengan metode ONE
WAY ANOVA dengan
tingkat kepercayaan 95% (α = 0,05). Hasil evaluasi sediaan plester,
menunjukkan plester yang berwarna kuning, tidak berbau dan kering. Hasil uji
kelembapan air F(1) 1,168 ± 0,009 %; F(2) 1,841 ± 0,019 % dan F(3) 2,584
± 0,025 %. Hasil uji pelepasan F(1) 364,865 ± 0,701 µg/cm2.menit1/2F(2)
397,212 ± 0,441 µg/cm2.menit1/2dan F(3) 439,277 ± 0,559 µg/cm2.menit1/2.
Berdasarkan penelitian ini, perbandingan 3:7 dari hidroksi propil metil
selulosa (HPMC) K-15 dan etil selulosa (EC) N-20 adalah kombinasi yang terbaik
untuk sediaan patch meloksikam karena
konsistensi bentuk fisik, nilai prosentase kelembapan air dan nilai
fluxpelepasan yang dihasilkan lebih besar dari perbandingan lainnya.
Penulis: Monica Iwud Rully
Pramesthie, Lidya Ameliana, Budipratiwi Wisudyaningsih
Kode Jurnal: jpkesmasdd140091