Penetapan Kadar Hidrokortison Asetat dalam Sediaan Krim Mengandung Pengawet Nipagin secara Spektrofotometri Derivatif Orde Pertama
Abstrak: Metode spektrofotometri yang
sederhana dan cepat
telah dikembangkan untuk
analisis hidrokortison asetat dalam sediaan farmasi krim mengandung
nipagin sebagai pengawet. Hidrokortison asetat ditentukan dengan mengukur
serapan derivat pertama (rasio amplitudo) pada 257,0 nm (zero crossing
nipagin). Kurva kalibrasi menunjukkan linier pada rentang 4,0-40,0 ppm
hidrokortison asetat (r= 0,9999). Limit deteksi (LOD) dan limit kuantitasi (LOQ)
diperoleh masing-masing 0,9617 ppm dan 3,2050 ppm. Metode ini mempunyai presisi
yang baik (keterulangan dan presisi intermediet) (RSD <2,0%), sedangkan
rerata data hasil uji
perolehan kembali (accuracy)
adalah 102,03±0,14% dan
100,23±0,69%, masing-masing
untuk hidrokortison asetat
krim1% dan 2,5%.
Metode ini berhasil diterapkan untuk
penetapan kadar hidrokortison
asetat tiga dari
empat sampel sediaan merk
dagang dan hasilnya
adalah 102,93±0.22%, 108,48±0,19%
dan106,67±0,35%, masing-masing
untuk sampel A, B dan
D. Hasil
analisis sampel C
menunjukkan kadar hidrokortison
asetat lebih dari 110,0% dari yang tertulis pada labelnya, mengindikasikan adanya
bahan tambahan lain selain nipagin dalam basis krimnya yang menginterferensi pengukuran
hidrokortison asetat.
Keywords: derivative
spectrophotometry, zero crossing, hydrocortisone acetate, nipagin, cream
formulations
Penulis: Hayun, Nelly D.
Leswara, Lutfhi Zarkasih
Kode Jurnal: jpfarmasidd140137