Penerapan Analisis Jalur Dalam Analisis Faktor Determinan Eksklusivitas Pemberian ASI Di Wilayah Kerja Puskesmas Payangan, Gianyar
Abstrak: ASI eksklusif
direkomendasikan oleh WHO diberikan kepada bayi selama enam bulan pertama.
Walaupun ASI memiliki banyak manfaat, tetapi cakupan ASI eksklusif di Indonesia
masih rendah. Banyak penelitian tentang faktor determinan ASI eksklusif telah
dilakukan tetapi kebanyakan menggunakan regresi logistik padahal lebih tepat
menggunakan analisis jalur. Tujuan penelitian ini adalah untuk meneliti faktor
determinan eksklusivitas pemberian ASI di wilayah kerja Puskesmas Payangan,
Gianyar.
Penelitian ini merupakan penelitian cross-sectional. Sampel berjumlah 113
ibu yang memiliki bayi umur 0-6 bulan. Sampel dipilih dengan teknik cluster
sampling. Untuk menganalisis faktor determinan eksklusivitas pemberian ASI
digunakan metode analisis jalur. Data dikumpulkan dengan wawancara menggunakan
kuesioner penelitian.
Praktik pemberian ASI reponden penelitian ini terdiri dari ASI tidak
eksklusif 54,9%, ASI eksklusif 24 jam 13,3%, dan ASI eksklusif sejak lahir
31,9%. Eksklusivitas pemberian ASI tidak dipengaruhi oleh pengetahuan ibu,
sikap ibu, peran keluarga dan peran tenaga kesehatan. Tetapi terdapat hubungan
antara variabel lain seperti pengetahuan ibu yang berpengaruh terhadap sikap
ibu dengan efek 0,362 dan p = 0,00. Peran keluarga berpengaruh terhadap
pengetahuan ibu (efek = 0,271 dengan p = 0,005) dan sikap ibu ( efek langsung =
0,280, efek tidak langsung = 0,098 dan total efek = 0,378 dengan p = 0,002).
Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa eksklusivitas pemberian
ASI tidak dipengaruhi oleh pengetahuan ibu, sikap ibu, peran keluarga dan peran
tenaga kesehatan, namun terdapat hubungan antara variabel lain yaitu pengaruh
pengetahuan ibu terhadap sikap ibu serta pengaruh peran keluarga terhadap
pengetahuan dan sikap ibu. Sehingga pemerintah perlu meningkatkan kegiatan
edukasi dan membuat program sejenis program suami siaga namun ditargetkan
kepada anggota keluarga untuk meningkatkan peran keluarga dalam praktik
pemberian ASI eksklusif.
Penulis: Ni Wayan Wiwin
Cahyani
Kode Jurnal: jpkesmasdd140221