PENANGANAN PASIEN DENGAN KANKER PROSTAT
Abstrak: Karsinoma
prostat jarang didapatkan
pada awal abad
ke 19, namun pada saat ini hampir dapat dikatakan
sebagai keganasan yang terbanyak yang
didapatkan pada pria. Tidak
semua karsinoma prostat
menunjukan tanda klinis
dan bahkan saat ditemukan tidak
semua menunjukan tanda
perubahan biologis yang
maligna. Kemajemukan tanda karsinoma
prostat menyebabkan berbagai
kontroversi mengenai penanganan
dan hasilnya. Kasus. Seorang laki-laki, 63
tahun, masuk rumah sakit dengan keluhan
utama sulit buang air kecil dialami sejak kurang
lebih 2 tahun yang lalu. Pasien mengalami frekuensi,
urgensi, dysuria. Pasien
pernah tidak bisa kencing
dan pernah dipasang kateter
sebanyak 2 kali.
Terdapat penurunan berat
badan dirasakan sejak
10 bulan lalu. Pada pemeriksaan
fisik rectal toucher teraba prostat dengan ukuran lebih dari 4
cm, permukaan berbenjol-benjol, simetris,
konsistensi padat keras,
pole atas tidak teraba walaupun dengan bimanual, tidak
ada nyeri tekan. Prostate specific
antigen (PSA) yaitu16 ng/ml. pada pemeriksaan Ultrasonografi (USG)
didapatkan pembesaran prostat.Simpulan. Tindakan yang dilakukan terhadap pasien yang
diduga sebagai kanker prostat stadium
T2 atau Whitmore
B adalah dilakukan
prostatektomi radikal.
Penulis: Anantyo Kusuma Yudha
Kode Jurnal: jpkedokterandd140118