PEMBERIAN KOMPRES HANGAT MEMAKAI JAHE UNTUK MERINGANKAN SKALA NYERI PADA PASIEN ASAM URAT DI DESA KEDUNGWUNGU KECAMATAN TEGOWANU KABUPATEN GROBOGAN

ABSTRAK:  Di  Indonesia  sendiri  penyakit  gout  atritis  pertama  kali  diteliti  oleh  seorang  dokter Belanbda, dr. Van den horst ditemukan 15 kasus penyakit asam urat oleh masyarakat kurang mampu di wilayah Jawa Tengah pada tahun 1935. Lalu pada tahun 1988 diteliti oleh dr. John Darmawan di Bandungan  Jawa  Tengah,  menunjukkan  bahwa,  diantara  penduduk  berjumlah  4.683  orang  yang berusia  sekitar  15  sampai  45 tahun  yang  diteliti  diperoleh  0,8%  sampel  penderita  asam  urat tinggi (1,7%  pria  dan  0,05%  wanita  yang  sudah  mencapai  tahap  asam  urat.  tujuan  penelitian  ini  adalah untuk  Mengetahui  manfaat  pemberian  kompres  hangat  memakai  jahe  terhadap  nyeri  pada  pasien yang terkena asam urat di desa Kedungwungu Kecamatan Tegowanu Kabupaten Grobogan. desain yang digunakan dalam penilitian ini adalah uji peringkat bertanda wilcoxon. populasi dalam penelitian ini  adalah  masyarakat  desa  kedungwungu  kecamatan  tegowanu  kabupaten  grobogan  yang mengalami nyeri asam urat. jumlah sampel 30 orang. hasil penelitian diperoleh bahwa rata-rata skala yeri  sebelum  dilakukan  kompres  hangat  memakai  jahe  adalah  6,00  (nyeri  sedang),  setelah dilakukan  kompres  hangat  memakai  jahe  adalah  3,67  (nyeri  ringan).  dan  hasil  dari  uji  peringkat wilxocon didapat bahwa nilai hasil p value 0.000 (p < 0.05 ) sehingga H0 ditolak disimpulkan bahwa ada pengaruh pemberian kompres hangat memakai jahe untuk meringankan skala nyeri pada pasien asam urat di desa Kedungwungu Kecamatan Tegowanu Kabupaten Grobogan.
kata kunci: kompres hangat, skala nyeri
Penulis; Rusnoto, Noor Cholifah, Indah Retnosari
Kode Jurnal: jpkeperawatandd150033

Artikel Terkait :