Kualitas Benih Tiga Aksesi Kacang Merah (Phaseolus vulgaris L.) pada Tiga Umur Panen
ABSTRACT: Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui pengaruh umur panen terhadap kualitas benih
kacang merah dan
menentukan masak fisiologis
tiga aksesi kacang merah.
Penelitian ini dilaksanakan di lahan
milik petani Dusun Kalangan, Desa Sidogede, Grabag, Kabupaten Magelang, Jawa
Tengah dan Laboratorium Teknologi
Benih, Jurusan Budidaya
Pertanian, Fakultas Pertanian,
Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta
pada bulan Agustus
sampai Desember 2013. Penelitian dilakukan
dengan percobaan 3x3
faktorial yang disusun
dalam rancangan acak kelompok
lengkap (Randomized Complete
Block Design – RCBD)
dengan tiga ulangan.
Faktor pertama yaitu
tiga aksesi kacang
merah (Aksesi Temanggung, Aksesi
Magelang, Aksesi Sleman),
sedangkan faktor kedua adalah
umur panen yaitu
30, 35, dan
40 hari setelah
60% tanaman di petak
percobaan berbunga (hsb).
Hasil penelitian menunjukkan
bahwa tiga aksesi memberi respon
yang sama terhadap parameter pertumbuhan, komponen hasil, dan kualitas benih.
Masak fisiologis tiga aksesi dicapai pada 30 hari setelah berbunga. Penundaan
waktu panen hingga 5 hari (35 hsb),
bahkan 10 hari (40 hsb) dapat dilakukan tanpa mempengaruhi kualitas benih (gaya
berkecambah > 90%).
Penulis: Septin Kristiani,
Toekidjo, Setyastuti Purwanti
Kode Jurnal: jppertaniandd140204