IDENTIFIKASI KONTAMINASI TELUR SOIL TRANSMITTED HELMINTHS PADA MAKANAN BERBAHAN SAYURAN MENTAH YANG DIJAJAKAN KANTIN SEKITAR KAMPUS UNIVERSITAS LAMPUNG BANDAR LAMPUNG
ABSTRACT: Infeksi cacing usus
merupakan salah satu masalah kesehatan di dunia, terutama di daerah beriklim
tropis. Penyakit ini ditularkan melalui tanah, disebut soil transmitted
helminths. Spesies kelompok helminth tersebut adalah A. lumbricoides, T.
trichiura, dan cacing kait. Penyakit ini dapat mempengaruhi derajat
kesehatan, yang salah satunya dapat
digambarkan melalui status gizi. Sayuran segar dapat menjadi agen transmisi
telur cacing. Memakan sayuran mentah dapat meningkatkan kemungkinan bawaan
infeksi parasit. Universitas Lampung merupakan universitas negeri dengan ribuan
mahasiswa yang merupakan bagian dari generasi penerus bangsa. Pada umumnya
mahasiswa membeli makanan di sekitar kampus. Penelitian ini bertujuan
mengidentifikasi kontaminasi telur soil transmitted helminths pada makanan
berbahan sayuran mentah yang dijajakan kantin di sekitar Universitas Lampung,
Bandar Lampung. Penelitian ini merupakan penelitian survei yang bersifat
deskriptif, dilakukan pada bulan Agustus hingga November 2011. Sampel diperoleh
secara total sampling dari 19 kantin di sekitar lingkungan kampus. Pemeriksaan
telur cacing dilakukan secara mikroskopis, dengan metode sedimentasi. Hasil
penelitian ini adalah teridentifikasi kontaminasi telur cacing pada 4 sampel
(21,1%). Kontaminan tersebut adalah telur A. lumbricoides (50%), cacing kait
(25%), dan kombinasi T.trichiura dan A.
lumbricoides (25%). Angka kontaminasi tersebut lebih rendah dibadingkan angka
kontaminasi sayuran di pasar tradisional. Hal ini menggambarkan telah ada upaya
pengelolaan bahan makanan, namun belum optimal. Simpulan, telah teridentifikasi
kontaminasi telur cacing usus pada 21,1% makanan berbahan sayuran mentah. Hal
ini perlu diperhatikan karena merupakan risiko terjadinya infeksi cacing usus
pada pengkonsumsinya.
Penulis: Hanna Mutiara
Kode Jurnal: jpkedokterandd150178