HUBUNGAN PERSONAL HYGIENE DENGAN KEJADIAN DEMAM TIFOID DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TUMARATAS

Abstrak: Demam tifoid adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi Salmonella Typhi dan berhubungan erat dengan personal higiene yang buruk. Angka kejadian demam tifoid di wilayah kerja Puskesmas Tumaratas Kecamatan Langowan Barat tahun 2014 adalah 157 orang. Tujuan untuk mengetahui hubungan antara personal higiene dengan kejadian demam tifoid di Wilayah Kerja Puskesmas Tumaratas Kecamatan Langowan Barat. Metode kuantitatif dengan pendekatan kasus kontrol. Populasi kasus semua penderita demam tifoid bulan Januari-September 2014 berdasarkan rekam medik. Populasi kontrol bukan dari penderita demam tifoid (pasien hipertensi) bulan Januari-September 2014 berdasarkan rekam medik. Sampel penelitian 21 responden kasus dan 21 responden kontrol. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Data hasil penelitian diolah menggunakan uji Chi Square dengan tingkat kemaknaan 95% (α=0,05). Hasil menunjukan ada hubungan antara kebiasaan mencuci tangan sebelum makan (p=0,029), kebiasaan mencuci bahan mentah langsung konsumsi (p=0,029) dan kebiasaan makan di luar rumah (p=0,031) dengan kejadian demam tifoid. Sedangkan kebiasaan mencuci tangan setelah BAB tidak ada hubungan dengan kejadian demam tifoid (p=0,160). Kesimpulan: personal higiene yang baik dapat dapat mempengaruhi angka kejadian demam tifoid. Saran melalui penelitian ini peningkatan kesadaran akan personal higiene yang baik perlu ditingkatkan.
Kata kunci: Personal Higiene, Demam Tifoid
Penulis: Eunike Risani Seran, Henry Palandeng, Vandri Kallo
Kode Jurnal: jpkeperawatandd150060

Artikel Terkait :