HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG DIARE DENGAN PERILAKU IBU DALAM PENCEGAHAN DIARE PADA ANAK BALITA USIA 1-5 TAHUN DI WILAYAH RW V DESA KALIPRAU KECAMATAN ULUJAMI KABUPATEN PEMALANG
Abstract: Setiap tahun di
dunia, 1 juta bayi dan anak balita meninggal karena diare, hal ini menyebabkan
dehidrasi atau kekurangan cairan dalam tubuh dan malnutrisi atau kekurangan
gizi. Hal ini sering terjadi akibat kurangnya pengetahuan dalam pemanfaatan
jamban, kebersihan perorangan dan lingkungan serta tidak diberikannya Air Susu
Ibu. Tujuan : Berdasarkan hal tersebut di atas, maka diangkat penelitian dengan
tujuan untuk mengetahui hubungan ibu tentang diare dengan perilaku ibu tentang
diare dengan perilaku terhadap pencegahan diare pada anak balita. Metode :
Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan Cross
Sectional. Sampel yang diambil adalah total populasi yaitu seluruh ibu yang
mempunyai anak balita usia 1-5 tahun yaitu sebanyak 48 responden. Hasil :
Penelitian yang diperoleh pengetahuan ibu baik 29 responden (60,4%),
pengetahuan cukup 19 responden (39,6%), pengetahuan kurang 0 responden
(0,0%).Perilaku ibu baik terhadap pencegahan diare 35 responden (72,92%),
perilaku ibu kurang tehadap pencegahan diare 13 responden (27,08%). Simpulan:
Jadi dapat disimpulkan ada hubungan signifikan pengetahuan ibu tentang diare
dengan perilaku ibu dalam pencegahan diare pada anak balita usia 1-5 tahun di
wilayah RW V Desa Kaliprau Kecamatan Ulujami Kabupaten Pemalang.
Penulis: Jayanti Megasari,
Ratih Sari Wardani, Nuke Devi Indrawati
Kode Jurnal: jpkebidanandd140078