HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN PRAKTIK PERAWATAN TALI PUSAT DI WILAYAH PUSKESMAS BANGETAYU KOTA SEMARANG
Abstract: Infeksi tali pusat
dan tetanus neonatorum dapat terjadi karena dalam perawatan tali pusat yang
tidak bersih dan benar. Salah satu upaya untuk mengatasi masalah dan mengurangi
angka kematian bayi yang disebabkan infeksi tali pusat dan tetanus neonatorum
antara lain adalah setiap kehamilan diberikan toksoid tetanus, pemotongan tali pusat
dilakukan dengan benar da terjaga kesterilitasnya serta perawatan tali pusat
yang tepat. Dalam hal ini peran serta dukungan keluarga sangat berpengaruh pada
saat ibu menjadi orang tua baru karena ibu akan mengambil tanggung jawab
terhadap perawatan bayi seperti memandikan bayi, perawatan tali pusat,
menggendong dan menyusui bayi. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk
mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan praktik perawatan tali pusat di
Wilayah Puskesmas Bangetayu Kota Semarang. Metode Penelitian Descriptive
Correlation dengan menggunakan rancangan Crossectional. Subyek penelitian
adalah 52 ibu yang merawat tali pusat bayinya sendiri diambil secara
proportional sampling. Variabel bebas adalah dukungan keluarga. Variabel
terikat adalah perawatan tali pusat. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan
observsasi. Hasil: Ada hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga
emosional dengan praktik perawatan tali pusat dengan p 0,000, ada hubungan yang
signifikan antara dukungan keluarga informasional dengan praktik perawatan tali
pusat dengan p 0,040, ada hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga
instrumental dengan praktik perawatan tali pusat dengan p 0,004, ada hubungan
yang signifikan antara dukungan keluarga penilaian/penghargaan dengan praktik
perawatan tali pusat dengan p 0,034. Simpulan: hasil uji kolerasi dengan uji
Chi Square dan Fisher Exact menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara
dukungan keluarga dengan praktik perawatan tali pusat.
Penulis: Titik Munjiati, Edy
Soesanto, Siti Nurjanah
Kode Jurnal: jpkebidanandd140076