Hubungan Antara Obesitas dengan Osteoartritis Lutut di RSUP Dr. Kariadi Semarang Periode Oktober-Desember 2011
Abstract: Osteoartritis
atau penyakit sendi degeneratif
merupakan gangguan sendi yang sering ditemukan pada seseorang yang mulai
menginjak usia lanjut. Osteoartritis lebih banyak terjadi pada sendi yang
menopang badan, terutama sendi lutut. Obesitas merupakan salah satu faktor
risiko yang dapat dimodifikasi terkuat untuk terjadinya osteoartritis, terutama
pada sendi lutut.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara
obesitas dengan kejadian osteoartritis lutut di RSUP Dr. Kariadi Semarang
periode oktober-desember 2011.
Metode: Jenis penelitian ini merupakan penelitian survei analitik dengan
pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah pasien osteoartritis
lutut yang berobat di Poli Penyakit Dalam sub Reumatologi dan Instalasi
Rehabilitasi Medik Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Kariadi Semarang selama bulan
Oktober sampai Desember 2011. Sampel penelitian sebanyak 40 orang yang memenuhi
kriteria inklusi dan kriteria eksklusi dengan teknik Consecutive sampling.
Pengambilan data menggunakan kuesioner, wawancara serta pengukuran berat badan
dan tinggi badan. Analisis data menggunakan dengan uji Chi Square dengan
tingkat kemaknaan 5% (α=0,05).
Hasil: Hasil dari uji Chi Square didapatkan p value 0,000. Oleh karena
nilai p < 0,05 maka terdapat hubungan yang bermakna antara obesitas dengan
kejadian osteoartritis lutut dimana osteoartritis lutut unilateral sebanyak 24
orang (60%) dan osteoartritis lutut bilateral sebanyak 16 orang (40%).
Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara obesitas dengan
kejadian osteoartritis lutut.
Kata kunci: obesitas, kejadian
osteoartritis lutut, osteoartritis lutut unilateral, osteoartritis lutut
bilateral
Penulis: Rifa Siti
Nursyarifah, Kuntio Sri Herlambang, Merry Tiyas A.
Kode Jurnal: jpkedokterandd120195